Tekuk Granada 1-4, Barcelona Terus Bayaingi Madrid



Barcelona menghempaskan tuan rumah Granada 4-1 dalam lanjutan Liga Spanyol di Nuevo Los Cármenes, Senin (3/4/2017) dinihari WIB. Hasil ini membuat jarak Barcelona dengan Real Madrid kembali hanya dua poin.
Dari 29 kali laga, Barcelona mengemas 66 poin sedangkan Real Madrid dari 28 laga mengantongi 68 laga. Kedua tim ini masih terus menjaga peluang menjuarai Liga Spanyol musim ini.
Sedangkan Granada dengan kekalahan ini semakin terpuruk di jurang degradasi. Dari 29 kali laga baru mengantongi 19 poin.
Awalnya tidak mudah bagi Barcelona mengalahkan Garanada yang tampil bermain keras. Butuh waktu 44 menit baru bisa memecah kebuntuan. Bahkan Granada sempat membuat gol penyeimbang pada menit ke-50.
Lalu gol kemenangan Barcelona itu benar-benar terjadi setelah Paco Alcacer pada menit ke-64 mencitapkan gol disusul gol Rakitic pada menit ke-83 dan masa injury time oleh Neymar.
Bahkan pada menit ke-82 Granada harus bermain 10 orang karena Agbo menerima kartu kuning kedua setelah sebelumnya pada menit ke-79 diganjar kartu kuning pertama. Oleh wasit Jaime Latre, pemain Granada itu diusir dari lapangan.
Sejak menit awal Barcelona yang mengejar kemenangan langsung menyerang Granada. Namun usaha pasukan Enrique itu sulit menembus pertahanan tuan rumah yang sangat solid.
Ketidak-hadiran Messi dan Iniesta sangat terasa. Meski demikian beberapa peluang tetap mereka miliki. Pada menit ke-29 misalnya, kiper tuan rumah Guillermo Ochoa melakukan penyelamatan dari tembakan jarak dekat Suarez. Bola rebound diteruskan Paco Alcacer namun belum tepat sasaran.
Barca terus menggempur pertahanan Granada. Tak lama kemudian tembakan cukilan Suarez menghantam mistar gawang. Lalu bola liar tersebur dicecar Neymar dan masuk gawang. Sayang oleh wasit gol itu dianulir karena offside.
Diserang terus, Granada pun meningkatkan pertahanan dengan menumpuk pemain di lini tengah. Meski demikian Barca terus mencari ceral. Padamenit 34, Luis Suarez misalnya nyaris mencetak gol jika saaja tidak digagalkan Ochoa dengan menggunakan kakinya.
Setelah mendapat banyak peluang, akhirnya satu menit waktu normal, Barca unggul. Suarez memecah kebuntuan setelah meneruskan umpan Jordi Alba dengan tendangan cukilan yang melewati atas kepala Ochoa sebelum masuk ke gawang. Barca memimpin 1-0 hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua tuan rumah mulai berani bermain terbuka dan menyerang. Hasilnya pemain pengganti Jeremie Boga mencetak gol balasan Granada di menit 50.
Awalnya Matthieu Saunier mengirim umpan terobosan kepada Boga yang lepas dari kawalan lini belakang Barca. Dalam situasi satu lawan satu dengan Marc-Andre Ter Stegen, Boga melesakkan tembakan mendatar yang sempat membentur tiang jauh sebelum masuk ke gawang. Skor kini 1-1.
Gol itu membuat Barcelona semakin ganas mengancam Granada. Dan Paco Alcacer membawa Barca kembali unggul pada menit 64. Suarez mengirim umpan lambung ke kotak penalti yang diterima Alcacer, dan tembakan mendatarnya tidak bisa dihentikan Ochoa.
Hanya dua menit kemudian, Barca nyaris mencetak gol ketiganya. Memanfaatkan Ochoa yang berdiri terlalu ke depan, Ivan Rakitic melepaskan tembakan lambung tapi masih bisa dihalau si kiper untuk memaksakan sepak pojok.
Situasi semakin sulit bagi Granada. Di menit 82, Agbo diusir dari permainan setelah menerima kartu kuning kedua, karena menghalangi Jordi Alba.
Barca tak butuh waktu lama untuk bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemainnya. Di menit 83, Barca meninggalkan Granda dalam kedudukan 3-1.
Dua menit menjelang waktu normal berakhir, Granada menggagalkan peluang emas Barca untuk menciptakan gol keempat. Diawali dari serangan balik, sodoran Suarez kepada Alcacer bisa disapu lini belakang Granada sebelumt terjangkau.
Namun, akhirnya, Barca mendapatkan gol keempatnya melalui Neymar setelah meneruskan umpan Alcacer yang tiba di tiang dekat. Barca memimpin 4-1. Skor 4-1 untuk keunggulan Barca tidak berubah.

Komentar